Posts

Showing posts from March, 2012

My Dear Friend

I am not sure exactly why am I writing to you and why do I choose to write here. I suppose you will read this sooner or later, or maybe you won’t read it at all, and may be then you will understand. I think I write this for my sake as well… to keep some sort of record so that I can be reminded of this time in my weak moments. I wonder where we went wrong, I wonder what we did that takes us just a second to turn so cold from being all caring, loving and honest. The unpredictability that we have just gives me the chills. I wonder about the mood swings, the sarcastic comments, the whinnings and the downright awful fights. After weeks and weeks of efforts, I am forcing myself to accept that you were right. You were right when you told me that we can never take the middle road. It is always one extreme or another. Oh, how so much I wish we could take the middle road—at least I would still have the same friend. I cherish your friendship. More than anything else, I cherish o...

Sampai

Sayang..  Apa yang ku katakan  Apa yang ku rasakan  Belum pernah dialami  Demimu segala ku kurniakan  Susah ku senangkan  Apa sahaja dipenuhi  Di hati ... Dan masih lagi engkau bertanya  Sejauh manakah cinta  Penjelasan ku sebenar-benarnya; Sampai, tubuh tak bernyawa  Sampai, ku ke pangkuannya  Biar jasad tak dilihat zahir  Cintaku kan tetapkan hadir  Andai dikurnia syurga  Kan ku tunggu di luarnya  Jika ditanya mengapa?  Jawapan ku menunggu..  Kau SAMPAI dahulu..  Mudahnya sekadar bermadah  Hingga kau meragui  Keikhlasan sanubari  Sedangkan racun pun kan ku telan  Andai kau menyatakan ia madu kepadaku  Oh sungguh..  Dan masih lagi kau bertanya  Sedalam manakah cinta?  Lafaz ikrarku buat selamanya...  Katakan sayang..  Bagaimanakah harus ku hidup.. tanpa dirimu Sed...

No Matter What ..

I wrote this quite sometime ago.. things are going okay now, with no complaint. But still I wanted to share one last beautiful memory of us.. 15 years 2 months 8 days = 5546 days ago..  Our first looks at each other, our first conversation, our first kiss. Our first hand written letter and our first real talk. I'll never forget. Never forget the feelings and how perfect everything was. We could be awake and talk about everything until the next morning, we could talk in the phone for hours without having any words left to say and we could lay down for a very long time and just stare into each others eyes without saying anything. Her lullaby's for me while I fall asleep most of the time.. It was love. Real love. We became closer and closer and when i thought it couldn't be better she whispered the three most beautiful words in my ear. She whispered "I love you" with a tear in her eye and said that she never thought she could have this feelings for a...

Rapatnya Kita

Mencipta rasa jiwa.  Menjelma rasa bahagia.  Ingin dicinta.  Atas bukan nama cinta.  Menjadi satu rahsia.  Menyekat seribu cerita dunia.  Indah tak terucap kata.  Atas kasih tanpa kecewa.  Rapatnya kita.

People

People… We love them, hate them, care about them, be friends with them, share them, compromise them, wish for them, crave them- however we feel about them we have to deal with them! Unfortunately there is no other way out. People are all around us. People are our family, our friends, our neighbors and people are complete strangers too. I wonder what makes them strangers and what makes them friends? I sometimes wonder how we should interact with people. True, that every person is different from the other and there are no rules laid out for the best way to interact with people and you have to give every friendship and relationship some time in order to answer that question. I know I am being redundant here, using the word “People” in every sentence but I don’t know, for some strange reason this word is just stuck in my head tonight. I can’t seem to be able to take it out neither do I find the words to explain my thoughts but I am trying. I just hope it makes sense. I loved some pe...

Reminiscing

Down memory lane.. That morning started as usual.. As it was Monday so we had morning assembly.. I was sitting along the corridor of our classroom.. A fellow schoolmate walked pass.. I could smell that nice sweet scent which at that point I knew it was that famous talcum "Carrie" her pen fell in front of me, I picked it up hand it to her, she smile and thank me.. While I just nod.. A couple of weeks later, I was making my way to class walked pass the washroom... I heard like someone crying and sobbing real loud... So, curious, I walked in and saw her crying head against the sink... didn't really know what to do so I hand her a piece of tissue.. She took it.. wiped her tears and look straight into my eyes.. and me acting cool, just gave her a hug..  Was sweet but weird, for I've never ever done anything like that... That afternoon after school, while I was walking out our school gate I saw her standing by the trees with her friends... I heard her said, "...

Gelap itu hatiku

Suram malam disulami dingin  Aku keseorangan menunggu pagi  Dalam gelap menahan angin  Yang dalam hati mahu dihalau pergi  Rasa ini diragut lagi  Walau cuma tinggal sisa  Luka lama beralih sisi  Terasa dihimpit terbenam seksa  Mungkin telah tiba pengakhiran  Di manakah permulaan, tidak ku ketahui  Legap haluan di manakah jalan?  Ku meraba melangkah  Dan masih terus mencari...

Rasa Ini Lagi

Layu cinta ini masih tidak berpenghujung Gerimis dan hujan tidak henti mencurah Kencangnya angin masih tak mampu membawa rasa ini pergi Ku tutupkan cerita setiap hari dalam tidurku Lapang dadaku cuma untuk lena Kesah minda tidak mampu dipadamkan dengannya Keluh makin membara dilampirkan dalam mimpi Hari yang baru cuma pada nama Setiap hela nafas masih berbaur namamu Setiap kerdipan mata masih terkilas senyummu Bila mungkin rasa ini akan berhenti Bila mana hati masih tidak rela Bila layu biarlah berganti Bila sang bunga sudah tidak suka

You..

A glimpse of you Reminded me what air is supposed to do I'm breathless, yet so calm.

Right Here Waiting

Oceans apart, day after day And I slowly go insane I hear your voice on the line But it doesn't stop the pain If I see you next to never But how can we say forever Wherever you go, whatever you do I will be right here waiting for you Whatever it takes or how my heart breaks I will be right here waiting for you I took for granted, all the times That I thought would last somehow I hear the laughter, I taste the tears But I can't get near you now Oh, can't you see it, baby You've got me goin' crazy  I wonder how we can survive This romance But in the end if I'm with you I'll take the chance I will be right here waiting for you

Kisah Hati...

Tahu tak hati ni banyak imbuhan Perhatian, memerhati, berhati-hati Nak lagi? cari sendiri Tahu tak hati ni banyak maksud Sila rujuk pada perenggan sebelumnya Tahu tak hati ni banyak jenis perasaan Suka hati, makan hati, buta hati Tak setuju? Sila masuk darjah 6 semula Setiap orang mempunyai hati Hati yang berfungsi sebagai organ penting secara lahiriah, boleh dilihat dan disentuh Tapiiiiii.....(cam lagu Alyah plak) Orang tak selalu bercakap pasal hati ni kecuali hati yang tu ada masalah Hati yang dimaksudkan adalah... jeng jeng jeng... Cerita lebih nanti pun bukan nampak Tapiiiiii.... Hati inilah yang menunjukkan kekuatan seseorang Hati ini jugalah yang boleh mematahkan semangat seseorang Hati dan rasa 2 kombinasi yang dikawal oleh akal fikiran Bunyi pelik? Adanya rasa ini juga berimbuhan, perasaan Bunyi lebih munasabahkan? Hati sentiasa bersedia menyambut segala perasaan yang datang Tak kira sikit, banyak, lama mahu pon sekejap Raut wajah adalah papa...

Salam Untuk Kekasih

Di sebalik kalbu Yang semakin layu Terbenam rasa rindu Terkunci suara hati Tiada siapa tahu Dimanakah kasih Tak seperti dulu Kata kau sayangkan ku Benarkah itu Walau kehadiranku hanyalah sementara Bukan salahmu sayang kira kau jatuh cinta Akan ku pergi jauh takkan kembali Salam maaf permisi Ku undur diri Kini ku bersara Dengan langkah baru Menyisi luka ini Kekasih... sekeras aku Terhiris kerna kamu Ku tinggalkan cinta Kisah yang berlalu Kisah kenangan kita

Perasaan Ini...

Ketika ini kurasakan kosong. Jiwa hambar. Namun fikiranku bercelaru. Perasaan yang dulunya seperti ombak dilaut yang gah memecah pantai, kini seperti air di kolah yang tak berpenghuni. Tiada arus, tiada kehidupan, tiada harapan. Warna sahaja sudah menunjukkan tiada lagi kemungkinan yang menceriakan. Berikan harapan baru, namun jika airnya masih sama ianya tak mungkin berubah. Setiap orang menginginkan kebahagiaan. Tapi yang pasti, ianya tidak akan lahir jika hanya satu pihak yang bertindak. Jika dahulu tutur kata yang sopan dan gurauan senda menjadi hidangan. Kini ianya telah diganti dengan herdikkan dan sindiran yang menyakitkan. Tingkah laku yang berbaur kebencian menjadi santapan yang terlalu perit untuk ditelan. Ternyata kau lebih bersedia untuk memulakan kehidupan baru. Bahkan kau telah ada pengganti yang lebih baik. Tinggal aku yang masih tertanya kenapa aku diperlakukan sedemikian. Tingkah lakumu begitu hodoh dimata orang bahkan telah memaku sebak dan sakit hati. Hatiku lu...

Kawan..

Hatiku luluh... Dari dulu aku fikirkan kau jujur Ternyata kau tidak Bukan pada aku saja Juga pada Tuhan Aku ikhlas mencuba segala yang mungkin Cuba mengikat persahabatan Tapi sebenarnya kau tidak sekali mencuba Aku semakin berkecil hati Tingkahmu pernah aku lihat seperti ini Pemberontakan emosi antara kau dan orang kau benci Sekarang aku sasarannya Bukan orang yang kau benci Tapi sebagai orang yang ada kepentingan Tali kau ikat semakin kuat Kau sorok dari pandangan Untuk kau dikatakan bangga dengan keadaan Kenapa? Menjaga hatikah? Kawan... Kau tidak paham apa maksud sebenar seorang kawan Kau palingkan kemurnian hak seorang kawan Hanya kerana kesalahan yang sekali Kau menghukum selamanya Rasa hormat kau hilang Tapi sedarkah kau Penghormatan akan diberikan jika kau pandai menghargai Tindakan kau sungguh kurang ajar Salah didepan mata tidak kau bersihkan Bahkan seperti menjilat ludah sendiri Aku akan masih menjadi kawan Sebab tiada orang faham hati ...